Meski kau berada di mimbar depan sana
Saat-saat seperti inilah yang selalu aku cari-cari
Meski sebagian orang yang berdiri di tempatmu sana
Kebanyakan sama, apa yang mereka lontarkan
Tuan,,,
Tuan, semburkan petuah muliamu pada kami
Aku yakin, kau bijak, kau teragungkan di antara sesamamu
Kami hanyalah serdadu yang hanya boleh patuh kepada atasan
Mari Tuan Mulia, sebelum raga ini dikecup moncong senapan
Setiap kalimatmu mengalirkan pengampunan untuk kami
Tuan, Tuan,,,
Lekas Tuan, lihat di ambang pintu gedung reyot ini
Setiap dari padanya telah terhias bedil yang haus akan korban
Jangan biarkan kami lenyap tanpa bekal darimu
Kami pun tak mau, kau menyertai kami
Setelah kami pergi, kirimkan juga petuahmu
Pada anak-anak kami, Penerus Bangsa ini...
Kau sembuhkan luka yang tak kunjung mulus, Tuan...
By Author : EDS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Bagi siapa pun yang ingin meninggalkan komentar, Kami harapkan apa saja yang baik dan patut untuk dilontarkan. Ini milik publik
Yang Baik-baik Aja Ya...
Salam SEKOSA